Pulai Pinang-Malaysia, Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) dan Magister Hukum Keluarga Islam (MHKI) Pascasarjana Unisma turut wujudkan visi–misi rektor dengan mengimplementasikan kerja sama Internasional. Dr. Dian Mohammad Hakim, M.Pd.I, Ketua Program studi MPAI MHKI melakukan penandatanganan Letter of Intent dengan Universitas Sains Malaysia (USM) pada hari sabtu (05/10) untuk berbagai aktivitas seperti research collaboration, joint seminar hingga joint publication.
Penandatanganan tersebut MPAI-MHKI diwakili oleh langsung oleh ketua program studinya, sementara dari pihak USM diwakili langsung oleh Associate Profesor. Dr. Shahir Akram bin Hassan selaku Director of Islamic and Management Studies (ISDEV).
Dalam naskah tersebut disepakai berbagai hal untuk penguatan dari masing-masing institusi, baik Pascasarjana UNISMA maupun ISDEV USM. Selai Joint Seminar, Research Collaboration, Joint Publication, program – program yang akan segera dilaksanakan diantaranya adalah; Internship Program, Student Exchange, Teaching Practice dan berbagai kegiatan Community Services baik dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa.
Baca pula Selamat, Prodi MPAI Mendapat Akreditasi Unggul oleh LAMDIK
Pihak USM menyampaaikan rasa bangga dan antusiasmenya terhadap kejasam ini. Pihak USM menuturkan bahwa UNISMA khususnya Pascasarjana Unisma adalah salah satu lembaga yang sangat aktif dalam mengimplementasikan program kerja sama ini.USM khususnya ISDEV berharap program – program yang telah diinisiasi dapat terus dikembangkan.
“Kami mengajak untuk segera kita dapat menyelenggarakan joint examination yang dapat diselenggarakan secara daring mapun luring. Kami berharap, mahasiswa kami diuji oleh dosen-dosen berkualitas dari UNISMA dan kami dapat mengalaman menuji mahasiswa dari Indonesia” tutur Dr. Shahir Akram
Baca pula Tiga Guru Besar Pascasarjana Unisma Mengisi Seminar Nasional Moderasi di Pontianak
Lebih lanjut, dalam waktu dekat akan dilaksanakan program joint research antara dosen-dosen di ISDEV dengan dosen di Pascasarjana Unisma. Salah satunya yang sudah diinisiasi adalah research collaboration dalam bidang sosial-humaniora; yaitu antara Dr. Shereza Mohamed Shonif dengan Dr. Dian Mohammad Hakim.
Mereka sepakat untuk berkolaborasi dalam riset tentang pendidikan multikultural.
“Kami akan segera melakukan riset bersama tentang pendidikan multikultural di Pulau Pinang. Masyarakat pulai pinang bisa melebur menjadi satu menjadi sebuah masyarakat multikultur yang terdiri dari tiga etnis besar yaitu Melayu, China dan India” papar dari Dr. Dian.
English
