Seminar Nasional dalam Rangka HUT Jawa Timur yang Ke-76 dengan Tema “Skenario Smart Province Menuju Jatim bangkit”.

Pada Senin, 18 Oktober 2021 kemarin, Pusat Studi Jawa Timur dan Universitas Islam Malang (UNISMA) melaksanakan Peluncuran website Jurnal Pusat Studi Jatim (JPSJT) dan Website Pusat Studi Jawa Timur yang juga merupakan rangkaian dalam rangka HUT Provinsi Jawa Timur yang Ke-76.

Acara kali ini juga turut dihadiri oleh Ketua Dewas Pers Indonesia Prof. M. Nuh, DEA; Gubernur Jawa Timur, Dra. Khofifah Indar Parawansa., M.Si. secara daring; kemudian hadir juga Staf Khusus kementerian Informasi dan Komunikasi Prof. Henry Subyakto; Ketua BPS Jawa Timur Dr. Dadang Hardiwan., S.Si., M.Si; Rektor Unisma Prof. H. Maskuri., M.Si; Direktur Pascasarjana Unisma Prof. H. M. Mas’ud Said., M.M., Ph.D, jajaran ketua OPD setempat, Dosen-dosen dan mahasiswa Unisma secara luring maupun daring melalui aplikasi zoom di Gedung Bundar Auditorium KH. M. Tolchah Hasan, Universitas Islam Malang, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang.

Kegiatan kali ini juga di awali oleh kata sambutan dari Rektor Unisma, Prof. Maskuri. M.Si. Beliau mengucapkan selamat hari ulang Tahun Pemprov Jatim yang ke-76 dan berterima kasih atas kepercayaan Gubernur Jatim yang mempercayakan kerjasama dalam bidang pendidikan berupa pusat kajian studi di Jawa Timur dengan Unisma, dan menekankan percepatan kemajuan di bidang manakah yang harus di bangkitkan terlebih dahulu karena krisis ekonomi pasca pandemi.

Kemudian ada beberapa kata sambutan dari Gubernur Jawa Timur,Ibu Khofifah. “Alhamdulillah, HUT Jatim kali ini mendapatkan respon yang positif dari berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur, saya sangat senang dan bahagia sekali” tutur Ibu Gubernur.

Beliau juga meminta kepada para akademisi, khususnya yang ada di berbagai universitas di Jawa Timur agar turut menyumbangkan ilmu dan pemikirannya demi pembangunan di Jawa Timur. Lalu penguatan karena pada 2030, Indonesia diprediksi akan menjadi kekuatan keenam ekonomi terbesar di dunia, persiapan apa sajakah yang harus ditekankan penguatannya dalam menghadapi itu? Penguatan data dari BPS dan Kominfo demi terciptanya smart province di Jatim, ekonomi Jatim dan masih banyak lagi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber, yaitu Ketua Dewan Pers, Prof. M. Nuh. DEA, yang menyampaikan persiapan dan strategi apa saja dan yang diperlukan dalam membangun smart province.

Narasumber selanjutnya yaitu dari Staf Ahli Menkominfo Prof. Henry Subyakto mengenai tentang digitalisasi transformasi dan teknologi kemudian tentang pentingnya berkolaborasi.

Lalu terdapat narasumber ketiga yaitu Kepala BPS Jatim, Dr. Dadang Hardiwan., S.Si., M.Si. yang menyampaikan tentang data-data statistik mengenai struktur pertumbuhan dan laju ekonomi, jumlah kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur, Indeks Pembangunan Manusia, Sektor unggulan Jawa Timur, dan masih banyak lagi.

Acara berjalan lancar, kemudian di tutup oleh Dr. Pardiman dengan pembacaan doa dan berakhir sekitar pukul 16:00. (AFB/AL/PPS)