Surabaya, Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Jawa Timur kembali melaunching Beasiswa S1, S2, dan S3 di berbagai Kampus negeri maupun swasta. Launching yang dilaksanakan di Gedung Sekretariat Daerah Jawa Timur tanggal 10 Juni 2026 langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
Dan lagi, Universitas Islam Malang (UNISMA) melalui Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam Malang Multikultural menjadi tujuan studi. S3 PAI UNISMA senantiasa memperoleh kepercayaan dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia melalui beasiswa pemprov ini. Turut hadir Wakil Rektor 3, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd dan Wakil Direktur 1 Pascasarjana Unisma, Dr. Moh. Afifulloh,M.Pd. dalam penandatangan kerja sama sebagai mitra penyelenggara pendidikan.
Prodi S3 PAI Multikultural sebagai tujuan studi jalur beasiswa tentu menjadi daya tarik para akademisi menentukan pilhan untuk mengembangkan kapasitas intelektual, spiritual, sosial, dan manajerial. Pasalnya S3 PAI UNISMA menawarkan distingsi yang dimiliki menjadi daya tawar menarik bagi para akademisi, yaitu dalam kajian pendidikan multikultural melalui perspektif Pendidikan Islam.
Dr. Afifulloh menyampaikan bahwa tahun 2026 ini S3 PAI Unisma akan menerima 10 calon mahasiswa. “Tentu mahasiswa yang masuk jalur beasiswa ini akan kami bimbing sebaik-baiknya sehingga menjadi pakar-pakar di masa mendatang” tandasnya.
Selaras dengan semangat optimis Unisma, dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur memberikan arahan dalam mengembangkan SDM Jawa Timur. “Kishore Mahbubani, diplomat singapore,meramal bahwa peradaban itu saat ini ada di Asia, namun sayangnya negara Korea Selatan yang menangkap ramalan tersebut. Jawa Timur tentu ingin menjadi pusat peradaban, jalan itu ditempuh melalui peningkatan kualitas manusia lewat pemberian kesempatan studi dengan suport dana beasiswa.”
Kehadiran program beasiswa ini menjadi langkah konkret dalam akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur. Dengan distingsi keilmuan yang ditawarkan oleh Prodi S3 PAI Multikultural UNISMA, program ini menjadi peluang berharga bagi para dosen/asatidz Kampus berbasis pesantren dan Ma’had Aly untuk bertransformasi menjadi pakar demi pembangunan bangsa yang lebih maju. (MA/AL/PPS)

English
