Jelang HUT Kemerdekaan RI, S3 PAI Luluskan 4 Doktor Baru

Menjelang Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Program Doktor PAI Multikultural luluskan 4 Doktor baru. Doktor ke-123 hingga Doktor ke-126 ini diantaranya Ali Ashari dan Afiful Hair yang ujian pada lalu, sedangkan Aan Abuel Hasan dan Mahmud Fahrur Razi yang diuji pada hari ini (12/08/2025).

Baca pula 2 Mahasiswa Doktor PAI Lulus Ujian Terbuka Hari ini

Ujian Aan Abuel Hasan , S.Ud., M.Pd dan Mahmud Fahrur Rozi, S.Pd., M.Pd., dipimpin oleh Rektor Unisma, Prof. Junaidi Mistar, M.Pd., Ph.D dan sekretaris, Prof. M. Mas’ud Said, M.M., Ph.D. Dewan Penguji lainnya yaitu Prof. Dr. Imam Suprayogo, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., Prof. Dr. Nur Syam, M.Si., Prof. Dr. Djunaidi Ghony dan Dr. Syamsu Madyan, Lc., M.A.

Aan Abuel Hasan merupakan alumni di Institut Keislaman Abdullah Faqih (Kini UNKAFA) dan pengajar di Mambaus Sholihin, Suci Mayar Gresik.

Aan Fahrur Rozi memaparkan Disertasinya yang berjudul Pemikiran KH. Maimoen Zubair tentang Toleransi Beragama sebagai Aktualisasi Pendidikan Islam Multikultural di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang.

Promovendus mengemukakan temuannya bahwa toleransi KH Maimoen dilatarbelakangi oleh kehidupan yang penuh ketidakpastian. Misalnya pada orang fasik atau bahkan kafir sekalipun, jika Allah menghendaki, bisa mati dalam keadaan husnul khatimah.

Mahmud Fahrur Rozi menyampaikan Disertasi berjudul Tadisi Pesantren Berbasis Pendidikan Agama Islam Multikultural Pondok Pesantren Sunan Drajad Lamongan.

Aan Abuel Hasan dinyatakan lulus sebagai doktor ke-126 dengan predikat dengan pujian. Sedangkan Mahmud Fahrur Rozi dinyatakan lulus sebagai doktor ke-127 dengan predikat memuaskan. Selamat!