Khofifah dan Arah Baru Jawa Timur

Judul : Khofifah Indar Parawansa; Pemimpin Perubahan
Pengarang : M. Mas’ud Said
Penerbit : Airlangga University Press
Tahun : 2020
Tebal : 129 hal

Membaca judul buku saja, kita sudah dapat mengetahui bahwa buku ini termasuk kedalam jenis biografi. Namun, tidak seperti biografi kebanyakan. Buku ini tidak menceritakan kisah haru biru masa kecil seorang tokoh.

Buku ini disajikan dengan bahasa yang sederhana, tidak bertele-tele, dan dapat dikatakan to the point. Terdapat 14 bab dalam buku setebal 129 halaman ini. Disertai dengan dokumentasi berupa foto dari sang tokoh.

Namanya Khofifah Indar Parawansa, Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur. Buku ini mengisahkan latar belakang mantan Menteri Sosial tersebut hingga menjadi orang nomor satu di Jawa Timur.

Buku yang ditulis oleh Prof. M. Mas’ud Said, Direktur Pascasarjana Unisma ini menyajikan sisi lain Khofifah yang diketahui dan tidak diketahui publik. Salah duanya adalah kepemimpinan dan spiritualisme. Khofifah mengagumi Gus Dur dan sedikit banyak melihat beliau dan mengagumi beliau.

Dalam aspek kepemimpinan di Jawa Timur, perempuan yang juga menjadi Ketua Umum Muslimat NU ini merangkul semua stakeholder lewat komunikasi intensif. Kepemimpinan perempuan yang lahir 50 tahun silam ini didorong oleh kemampuannya yang revolusioner. Namun tetap memegang teguh kesederhanaan dalam kesehariannya. Khofifah tidak pernah lepas dari dzikir bissirri dan ibadah-ibadah lainnya.

Tidak sampai di situ. Buku ini mengulas perjalanan karier Khofifah bersama Emil, Wakil Gubernur, selama satu tahun kepemimpinan. Hingga di akhir 2019, Khofifah dianugerahi penghargaan Pemimpin Revolusioner dari KemenpanRB.

Sayangnya, buku ini kurang mendapat perhatian masyarakat karena belum banyak ditemui di toko-toko buku offline maupun online. (Nad/Al/PSJatim)