Dua Doktor baru lulus dari S3 Pendidikan Agama Islam (PAI) menambah hasil riset bertema multikuktural. Doktor baru tersebut adalah Abd. Halim, S.Ag., M.Si., dan Ir. Nurul Laily, M.Pd.I. Ujian terbuka yang dilakukan di Ruang Studi Jawa Timur pada kamis (07/05). Masing-masing ujian berlangsung 2 jam, mulai dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Abd. Halim mempertahankan disertasi dengan judul “Peran Kiai Kampung dalam Membangun Hidup Harmoni Berbasis Pendidikan Agama Islam Multikultural (Studi Etnografis di Desa Pancasila Gaprang Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar)”.
Promovendus Abdul Halim melihat desa ini sebagai desa yang menarik. Bahkan tiga bangunan ibadah, berupa Masjid dan Gereja serta Pura, dibangun pada 1 jalan/gang. Jalan tersebut dinamai Masgapur.
Abdul Halim dibimbing oleh Prof. Mas’ud Said sebagai promotor dan prof. Dr. Djunaidi Ghony sebagai co-promotor.
Para guru besar memberikan challenge dan saran kepada disertasi yang disampaikan promovendus. Saran yang diberikan di antaranya: penambahan sumber rujukan, penggalian hasil riset yang belum diungkap, dan pemantapan konsep.
Abd Halim menyampaikan disertasinyadi hadapan dewan penguji Nurul Laily menerima SK Kelulusan sebagai doktor ke-153

Promovenda Nurul Laily mempertahankan disertasinya yang bertema pendidikan islam multikultural melalui kesenian bantengan. Jia mengangkat judul “relasi kesenian bantengan dengan nilai-nilai pendidikan islam multikultural (studi etnografi di desa toyomarto singosari malang)”
Bantengan merupakan kesenian yang berkembang di Jawa Timur, terutama daerah Malang Raya dan Mojokerto. Kesenian ini melibatkan dimensi empiris, hingga metaempiris yang tidak bisa diamati.
Nurul Laily dalam proses belajar S3 merasa sedih dengan ditinggalnya para guru besar yang telah mempbimbingnya belajar. mengingat promovenda dibimbing oleh Prof. Yakub Cikusin, almarhum dan Prof. Masud Said sebagai co-promotor.
Dewan penguji ini pada ujian kali ini dipimpin oleh Rektor, Prof. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dibantu Direktur Pascasarjana, Prof. H. M. Mas’ud Said, M.M., Ph.D. Anggota penguji di antaranya: Prof. Nur Syam, M.Si., Prof. Imam Suprayogo, Prof. Dr. Maskuri, M.Si., Prof. Dr. Djunaidi Ghony dan Dr. Moh. Afifulloh, M.Pd.
Abdul Halim ddan Nurul Laily dinyatakan lulus sebagai doktor ke152 dan ke-153. Keduanya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Selamat!
English
