“Mengetuk Pintu Langit” Bersama Unisma

Mengetuk Pintu Langit

Dua hari sebelum pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, Pemerintah Kabupaten Malang bekerja sama dengan Universitas Islam Malang menggelar doa bersama dan istighosah dengan tema “Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Lailatul Qadar di Era Wabah Covid-19 untuk Keselamatan Bangsa” di Auditorium Prof. KH. M. Tholhah Hasan, Gedung Bundar Al-Asy’ari Unisma.

Turut hadir Bupati di Kabupaten Malang HM Sanusi, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH. Marzuqi Mustamar, Ketua MUI Kabupaten Malang sekaligus Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Malang KH. Fadhol Hija, Ketua PCNU Kota Malang KH. Isrokun Najah, Rektor Unisma Prof. Dr. Maskuri, M.Si dan Direktur Program Pascasarjana Unisma Prof. M. Mas’ud Sa’id Ph.D selaku tuan rumah, serta Forkopimda tiga daerah dan Ulama’ se-Malang Raya

Acara ini diikuti oleh seluruh Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama’ (MWC NU) se-Kabupaten Malang serta Muspika Kabupaten Malang secara live streaming melalui kanal youtube NU Channel dan Humas Unisma Malang.

Ketua Umum PBNU Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA turut serta mengikuti acara secara daring dan memberikan tausiyahnya. Beliau mengatakan bahwa dzikir yang paling utama adalah dzikir dengan hati. Kekhusyukan diperlukan agar hati menjadi tempat yang benar, agar layak menjadi tempat Allah. Selain itu, beliau mengungkapkan keutamaan Bulan Ramadhan sebagai syahru shoum, syahru mujahadah, syahru Qur’an, syahru hidayah, dan syahru insaniyah serta sejarah-sejarah besar Islam yang terjadi ketika Ramadhan. Beliau menutup tausiyahnya dengan doa agar wabah covid-19 segera diangkat oleh Allah.

Sementara itu, Rektor Unisma menyebutkan bahwa istighotsah ini diselenggarakan dalam rangka berdoa bersama memohon agar pandemi segera berakhir. Beliau juga menyampaikan agar wabah ini dijadikan bahan ikhtiar dan introspeksi diri. “Semua umat sabar karena corona adalah ujian yang diturunkan Allah dengan suatu tujuan. Tuhan meminta manusia untuk introspeksi terhadap gaya dan pola hidup manusia”, ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuqi Mustamar menyampaikan keyakinannya bahwa Allah akan mendengar doa yang dipanjatkan hambaNya, “Yakinlah Allah mendengar doa kita. Insya Allah, yakinlah Allah melindungi mereka yang memakmurkan masjid tentu dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan,” tandasnya. (NAD/AL/PPS)