Direktur; Pengaderan adalah Project Besar NU

Direktur Menyampaikan pengaderan NU

Direktur Pascasarjana menyampaikan bahwa pengaderan merupakan project besar di tubuh organisasi Nahdlatul Ulama. Pernyataan ini disampaikan saat menjadi Narasumber Program Kajian Islam Aswaja (KISWA) dengan tema “Nidhomiyah dan Pengkaderan Menuju NU Abad Ke-2”.

KISWA merupakan program dari Lembaga Pengkajian Islam Keaswajaan (LPIK). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengamalan Islam baik kepada mahasiswa maupun seluru civitas akademika.

Baca pula Direktur Pascasarjana Sampaikan Materi pada Festival Millenial 2020

Menuju NU Abad Ke-2, NU perlu menyiapkan kekuatan tatanan organisasi (nidhomiyah) dan juga pengaderan. Penguatan nidlomiyah sangat penting, penyataan Sayidina Ali Karramallhu Wajhah menyatakan “Al-Haqqu bila nidhom, Yughlibuhul Bathilu Bila Nidhom” Kebenaran yang tidak terorganisasi akan dikalahkan oleh kejahatan yang tidak terorganisasi.

Isu penting yang dihadapi NU pada Abad ke-2 salah satunya ialah pengaderan. Isu penting lainnya ialah: Kepemimpinan Sosial, kepemimpinan Spiritual, Tata kelola organisasi serta gerakan. Pengkaderan NU memiliki banyak cara di antaranya: misalnya pengkaderan memalui organisasi (MKNU/PKP NU), melalui pendiikan maarif, serta pengaderan profesional dan diaspora NU.

Baca pula Partisipasi Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi

NU berkembang memiliki sayap di lini-lini profesional, semisal Ikatan Sarjana, Asosiasi Dosen, Perhimpunan Dokter, Persatuan Guru, dan lain sebagainya.

NU juga memiliki potensi diaspora yang ada di luar negeri. Kini, di luar negeri dibentu Cabang Istimewa di berbagai negara. Baik, di Asia, Australia, Afrika, Eropa, hingga Amerika. (AL/NAD/PPS)

Kiswa kegiatan LPIK pengaderan NU
Poster Kegiatan Kiswa bersama Direktur Pascasarjana